Sambut 1 Dzulhijjah 1447 H, MUI PPU Ajak Masyarakat Perbanyak Amal Saleh dan Jaga Harmoni Sosial

PENAJAM – Menyongsong datangnya bulan yang penuh berkah dan ampunan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi menyampaikan ucapan selamat menyambut 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Penajam Paser Utara.

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan mulia (Asyhurul Hurum) yang di dalamnya terdapat sepuluh malam pertama dengan keutamaan amal saleh yang sangat dicintai oleh Allah SWT.

Momentum Refleksi dan Penyucian Jiwa

Kepada muipenajam.or.id Ketua Umum MUI Kabupaten PPU, KH. Abu Hasan Mubarok, menyampaikan pesan agar momentum pergantian bulan ini dijadikan sarana untuk melakukan Tahdzibun Nafsi (penyucian jiwa) dan memperkuat ketakwaan.

“Kami mengajak seluruh kaum muslimin di Kabupaten PPU untuk menghidupkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini dengan berbagai amalan sunah, mulai dari puasa sunah (Arafah dan Tarwiyah), memperbanyak zikir, takbir, hingga mempersiapkan ibadah kurban bagi yang memiliki kelapangan rezeki,” ungkapnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT, terutama dalam konteks kehidupan bermasyarakat di era transisi dan perkembangan wilayah PPU saat ini.

Menjaga Solidaritas di Era Transisi

Selain penguatan spiritual individu, MUI PPU juga menekankan pentingnya dimensi sosial dari ibadah di bulan Dzulhijjah. Melalui ibadah kurban yang akan dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha nanti, diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi dengan sesama, serta menghancurkan sifat kikir dan egoisme dalam diri.

Sinergi dan kebersamaan antara ulama, pemerintah (Umara), dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kondusivitas, keharmonisan, serta ketahanan moral umat di episentrum Nusantara ini.

MUI PPU mendoakan agar seluruh jemaah haji, khususnya yang berasal dari wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara yang saat ini sedang berada di Tanah Suci, diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

19e36b47bbd0a

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *