PENAJAM PASER UTARA – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai religius di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala Otorita IKN (OIKN).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua MUI PPU menyerahkan secara simbolis Buku Pedoman Pengurusan Jenazah sebagai kontribusi nyata dalam penyediaan literasi keagamaan bagi masyarakat di wilayah transisi tersebut.
Poin Penting Pertemuan
- Literasi Keagamaan: Buku pedoman ini disusun untuk menjadi panduan baku bagi pengurus masjid, fardu kifayah, maupun masyarakat umum agar proses pemulasaraan jenazah berjalan sesuai syariat Islam.
- Harmonisasi Sosial: Penyerahan ini dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa aspek spiritual dan sosial tetap menjadi fondasi utama di tengah pembangunan fisik IKN yang masif.
- Dukungan OIKN: Kepala Otorita IKN menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan tokoh agama setempat demi terciptanya lingkungan IKN yang inklusif dan beradab.
“Kami berharap buku ini dapat memberikan manfaat luas bagi warga, sekaligus menjadi jembatan antara nilai-nilai kearifan lokal dengan visi masa depan IKN yang religius dan harmonis.” — Ketua MUI PPU
Harapan ke Depan
Langkah ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian kolaborasi program keagamaan lainnya, termasuk pembinaan umat dan penyelarasan tata kelola rumah ibadah di kawasan inti pusat pemerintahan. Dengan adanya pedoman yang jelas, diharapkan tidak ada keraguan di tengah masyarakat terkait pelaksanaan tata cara ibadah yang bersifat fardu kifayah.