MUI Penajam Paser Utara Terbitkan Naskah Khutbah Shalat Istisqā’ dan Imbauan Hadapi Kemarau Panjang

PENAJAM – Menanggapi musim kemarau panjang dan ancaman kekeringan yang melanda kawasan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Penajam Paser Utara resmi mengeluarkan Taushiyah Diniyah sekaligus penyusunan Naskah Khutbah Shalat Istisqā’.

Naskah khutbah yang disusun langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten PPU, KH. Abu Hasan Mubarok, S.SI., M.Pd., ini dihadirkan sebagai panduan spiritual dan edukasi bagi umat Islam dalam merespons krisis air serta potensi bencana dampak kemarau.

Dalam naskah tersebut, KH. Abu Hasan Mubarok menekankan empat poin utama yang berlandaskan Al-Qur’an, Sunnah, dan Fiqih Islam sebagai langkah antisipatif masyarakat:

  1. Sikap Bijak dan Hemat Air (Al-Ishrāf)Masyarakat diingatkan bahwa air merupakan sumber dasar kehidupan. Sikap boros dalam menggunakan air—bahkan dalam urusan ibadah seperti wudhu—merupakan hal yang dilarang. MUI menegaskan bahwa pemborosan air di masa krisis dapat dihukumi makruh hingga haram.
  2. Pencegahan Kebakaran Hutan, Lahan, dan PemukimanMembakar lahan secara sembarangan hingga memicu kebakaran merupakan tindakan kemudharatan (mafsadah) yang diharamkan oleh agama. MUI mengimbau warga untuk aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan perbuatan yang merusak bumi.
  3. Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Diri (Hifdz An-Nafs)Menghadapi paparan debu dan pengepungan asap, warga diminta menjaga kesehatan fisik, kebersihan makanan, serta kecukupan hidrasi tubuh. Hal ini sejalan dengan kaidah fiqih adh-dhararu yuzāl (kemudharatan/bahaya harus dihilangkan).
  4. Memperbanyak Doa dan IstighfarMomentum Shalat Istisqā’ diharapkan menjadi sarana pertobatan massal (taubat), memperbaiki diri, serta memohon ampunan kepada Allah SWT agar rahmat berupa hujan yang lebat dan membawa berkah segera diturunkan.

MUI Kabupaten Penajam Paser Utara mengimbau para khatib, pengurus masjid, serta seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan naskah panduan ini dalam penyelenggaraan Shalat Istisqā’ di wilayah masing-masing.

One thought on “MUI Penajam Paser Utara Terbitkan Naskah Khutbah Shalat Istisqā’ dan Imbauan Hadapi Kemarau Panjang”

  1. Semoga dengan segala ikhtiyar dan usaha yang telah dilakukan, semua menjadi amal ibadah. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *